Bored? +pembahasan kpop
Assalamu'alaikum, teman-teman!
Sebenarnya, saya seharusnya tidak mengetik di depan komputer saat ini. Today is D-16 UASBN, seharusnya saya mengerjakan soal-soal di paket SUN seperti teman-teman saya yang lain. Tetapi saya jenuh sekali ya, melihat tumpukan soal-soal tanpa pembahasan, dan sepertinya kapasitas otak saya menurun setiap harinya sehingga membuat saya tak mampu mengerjakannya. Haduh. Memang harus diasah lagi otak gua ini.
Nah, ketika lagi jenuh-jenuh gini saya me-refresh otak dengan empat cara.
Satu, baca webtoon.
Cara pertama ini agak kurang efektif karena yang ada mata saya jadi sakit. Saya bisa membaca webtoon dua jam berturut-turut, memang cukup menghibur, tapi akibatnya ya itu tadi. Dan ujung-ujungnya pusing sehingga membuat saya tertidur. Waktu saya pun terbuang. Ckckck.
Jika kalian mau mencoba cara ini, gunakan time limit, atau batasan waktu. Okay?
Dua, berkarya.
Saya sangat suka menulis (seperti sekarang ini) karena saya susah mengekspresikan sesuatu lewat kata-kata. Ketika saya bercerita, otak saya mencerna lebih cepat dibanding mulut dan itu membuat saya agak tergagap saat bercerita. Namun, saya sudah mulai mencoba untuk bercerita pelan-pelan kepada teman saya, tapi mulai ada perubahan kecil. Nggak tahu sih, kalau mereka sadar apa kagak. Nggak ada yang peduli juga.
Saya menulis saat jenuh, karena saat saya melamun itulah ide banyak bermunculan. Saya mengaplikasikannya pada cerita saya di wattpad, atau sekadar menulis cerita pendek di Microsoft Word atau di blog ini. Namun, 70% dari tulisan itu menggantung alias tidak diselesaikan. Antara malas dan lebih tertarik membuat cerita baru.
Saya suka menggambar. Gambar saya tidak wuaw banget, dan saya tidak peduli akan hal itu. It just makes me happy. Saat membahas soal di sekolah, saya lebih memilih untuk menggambar di belakang kertas soal itu. Cuma sketch kasar aja, nge-gambar karakter-karakter cerita yang pernah saya tulis sebelumnya atau sekadar mencoba karikatur wajah teman-teman maupun K-idols.
Yang paling bikin kesal itu ya, pas nge-gambar di belakang kertas ujian bagus, pas mau gambar ulang di sketch book hasilnya jelek. Apa harus saya gunting itu kertas ujian terus tempel di bukunya? JSDJSKALDJD.
Ujung-ujungnya saya tidur juga kalo udah frustasi.
Tiga, membaca buku.
Books are one of my favorite things in the world. Jadi saya akan mengambil asal buku dari lemari, plop myself on the couch, and read it. Seri KKPK pun masih saya baca sekarang. FYI, serial tersebut merupakan motivasi pertama saya untuk membaca dan menulis.
Dalam membaca, saya tidak merasa kebosanan. Saya bisa membaca buku yang sama berulang kali. Karena, membaca membawa kita ke alam imajinasi. Fun part-nya itu, kita bisa membayangkan visual karakter dari buku mana pun, dan itu terserah kita, mau berwajah kayak temen, tetangga, doi, Jungkook, bahkan sekadar karangan kita sendiri. Membaca itu seolah-olah kita sedang menonton film dan asyiknya sama dengan menonton film.
Believe it or not, membaca itu adalah kunci nomor satu kesuksesan. Saat saya sekolah di luar sana, setiap orang wajib meminjam buku tiap minggunya dari perpustakaan. Perpustakaan diluar sana memang benar-benar difasilitasi, dan memang 11:12 sama toko buku, alias hampir semua buku ada. Harry Potter, The Famous Five, Dr. Seuss, dari yang sebelas halaman sampai enam ratus halaman ada. Anak-anak memang dibebaskan berimajinasi di dalam tempat itu. Kursi-kursi kecil disediakan, begitu pula dengan komputer-komputer yang berjejer di sisi perpustakaan. Setiap istirahat, tujuan pertama saya adalah perpustakaan karena saya nggak suka main basket seperti anak-anak lain.
Saya berkenalan bersama pustakawati bernama Mrs. Carrasco, dan beliau meminta saya untuk mendengarkan cerita dari buku-buku yang pernah saya pinjam. Kami menjadi teman dekat, jadilah saya satu-satunya murid yang dibolehkan membantu menggunakan scanner check-out buku. Senang banget tau ga.
Eh kok jadi melenceng gini, sih.
Nah, disana bukan sembarang membaca saja. Setelah membaca buku, anak itu bisa mengumpulkan poin dengan mengambil tes pada komputer yang tersedia. Setiap komputer telah terinstal program AR, dimana anak bisa menge-tes kepahaman akan buku yang telah ia baca. Jika benar semua, anak itu akan mendapat poin maksimal. Semakin tebal bukunya, semakin banyak poinnya. Akhir semester 4, sekolah akan mengumumkan tiga anak dengan poin terbanyak. I got first place during sixth grade, dapat 674 points kalo ga salah. Alhamdulillah.
Last, but not least. Cara keempat menghilangkan bosan dan paling simpel; mendengarkan lagu.
Ada tiga playlist dalam handphone saya:
-Study
-Happy
-Piano
Kok ada piano? Iya, itu lagu pop yang di piano-kan, heheh . Salah satu favorit saya adalah DooPiano (click here), cocok untuk belajar, lagi hujan, galau, senang, pengen tidur juga bisa.
I don't really listen to western songs, apalagi sekarang artinya pada nggak bener. Lagu western, saya suka yang tahun 2015 sama 2016 aja.
Karena saya lagi gabut, saya aka buat daftar lagu untuk kamu!
Raining Playlist versi kpop
P.S: saya kasih yg lyrics biar tau artinya ga seburuk yg kalian kira wkoawkawk
1. Promise : lagu ini soothing banget:)
2. Euphoria: ini lagu asik bgt. cocok for studying.
6. Love Myself : ini lagu membangkitkan semangat, dan arti lagunya full of motivation bgt. salah satu penyemangat.
Iya-iya. Ini pasti salah satu reaksi kalian:
"Apaan sih, koreang koreang? Jijik. Plastik. Ew. Najong."
Hello, netizen Indonesia. Yuk, mari cerdaskan otak.
Korea terkenal akan kerja keras, Jepang terkenal akan inovasi, dan Indonesia terkenal akan netizennya yang rajin menghujat.
Hampir semua populasi remaja di Indonesia tahu kpop. Blackpink konser di Jakarta awal tahun ini, ada Red Velvet di acaranya Shopee, dan SM Entertainment kerjasama sama Trans Studio dan udah buka kantor perwakilan di Gedung fX Sudirman.
Dilihat-lihat, yang paling di-tidak sukai oleh orang-orang itu adalah golongan kpopers akut/fanatik. Gue pun juga anti banget sama orang yang begitu. Contohnya:
"OEMJI, DOI COMEBACK, GUE HARUS STREAMING LAGU MEREKA DI YUTUB!!" -dan akhirnya ambil laptop, buka hp dan nonton music video grup kesayangannya berulang kali selama berjam-jam lamanya.
(-) = kuota habis, baterai hp berkurang drastis, waktu terbuang sia-sia.
(+) = grup dapat duit.
"ARGHH, GUE HARUS IKUT KONSER MEREKA BULAN DEPAN!! GUE HARUS PUNYA ALBUM SAMA LIGHTSTICK MEREKA!!" -dan akhirnya uang jajan yang diberikan orangtua ditabung dan disisihkan, rela nggak jajan, bahkan ada yang kerja part-time di kafe demi ikut konser dan demi beli merchandise dari grup kesayangan mereka. Woi, ada yang lebih parah lagi cuy. Malah ada yang nangis meraung-raung, mogok makan, dan maksa orangtuanya untuk beliin.
(-) = uang habis dengan cepat, dosa bagi yg maksa ortu, menguras tenaga bagi yg kerja dan nahan lapar.
(+) = grup dapat duit.
"UHH, PENGEN BELI DRESS ITU, HOODIE ITU, KAUS ITU, SOALNYA MIRIP SAMA YG DIPAKE SI DOI!!" -dan akhirnya nabung lagi untuk beli outfit dan fashion korea yang lain, padahal bajunya ada yg nggak nutup aurat.
(-) = duit habis, dosa aurat keliatan.
(+) = olshop dapat duit.
Gue nggak terlalu fanatik sama si penyanyi ya gais. I just like their songs. Dibandingkan lagu western yang sekarang artinya pada nggak bener dan mengarah ke hal negatif alias drugs, club nights, and those disguting stuff, saya justru melihat bahwa lagu korea justru ada yang mengarah ke kepercayaan diri, jangan putus asa, dan semangat. Tapi ya nggak semuanya juga. Contohnya lagu 'Love Myself' tadi. Ya, lihat aja sendiri.
INTINYA, JADILAH NETIZEN YANG CERDAS DAN BIJAK.
Ambil yang positif, buang yang negatif.
Nah, ketika lagi jenuh-jenuh gini saya me-refresh otak dengan empat cara.
Satu, baca webtoon.
Cara pertama ini agak kurang efektif karena yang ada mata saya jadi sakit. Saya bisa membaca webtoon dua jam berturut-turut, memang cukup menghibur, tapi akibatnya ya itu tadi. Dan ujung-ujungnya pusing sehingga membuat saya tertidur. Waktu saya pun terbuang. Ckckck.
Jika kalian mau mencoba cara ini, gunakan time limit, atau batasan waktu. Okay?
Dua, berkarya.
Saya sangat suka menulis (seperti sekarang ini) karena saya susah mengekspresikan sesuatu lewat kata-kata. Ketika saya bercerita, otak saya mencerna lebih cepat dibanding mulut dan itu membuat saya agak tergagap saat bercerita. Namun, saya sudah mulai mencoba untuk bercerita pelan-pelan kepada teman saya, tapi mulai ada perubahan kecil. Nggak tahu sih, kalau mereka sadar apa kagak. Nggak ada yang peduli juga.
Saya menulis saat jenuh, karena saat saya melamun itulah ide banyak bermunculan. Saya mengaplikasikannya pada cerita saya di wattpad, atau sekadar menulis cerita pendek di Microsoft Word atau di blog ini. Namun, 70% dari tulisan itu menggantung alias tidak diselesaikan. Antara malas dan lebih tertarik membuat cerita baru.
Saya suka menggambar. Gambar saya tidak wuaw banget, dan saya tidak peduli akan hal itu. It just makes me happy. Saat membahas soal di sekolah, saya lebih memilih untuk menggambar di belakang kertas soal itu. Cuma sketch kasar aja, nge-gambar karakter-karakter cerita yang pernah saya tulis sebelumnya atau sekadar mencoba karikatur wajah teman-teman maupun K-idols.
Yang paling bikin kesal itu ya, pas nge-gambar di belakang kertas ujian bagus, pas mau gambar ulang di sketch book hasilnya jelek. Apa harus saya gunting itu kertas ujian terus tempel di bukunya? JSDJSKALDJD.
Ujung-ujungnya saya tidur juga kalo udah frustasi.
Tiga, membaca buku.
Dalam membaca, saya tidak merasa kebosanan. Saya bisa membaca buku yang sama berulang kali. Karena, membaca membawa kita ke alam imajinasi. Fun part-nya itu, kita bisa membayangkan visual karakter dari buku mana pun, dan itu terserah kita, mau berwajah kayak temen, tetangga, doi, Jungkook, bahkan sekadar karangan kita sendiri. Membaca itu seolah-olah kita sedang menonton film dan asyiknya sama dengan menonton film.
Believe it or not, membaca itu adalah kunci nomor satu kesuksesan. Saat saya sekolah di luar sana, setiap orang wajib meminjam buku tiap minggunya dari perpustakaan. Perpustakaan diluar sana memang benar-benar difasilitasi, dan memang 11:12 sama toko buku, alias hampir semua buku ada. Harry Potter, The Famous Five, Dr. Seuss, dari yang sebelas halaman sampai enam ratus halaman ada. Anak-anak memang dibebaskan berimajinasi di dalam tempat itu. Kursi-kursi kecil disediakan, begitu pula dengan komputer-komputer yang berjejer di sisi perpustakaan. Setiap istirahat, tujuan pertama saya adalah perpustakaan karena saya nggak suka main basket seperti anak-anak lain.
Saya berkenalan bersama pustakawati bernama Mrs. Carrasco, dan beliau meminta saya untuk mendengarkan cerita dari buku-buku yang pernah saya pinjam. Kami menjadi teman dekat, jadilah saya satu-satunya murid yang dibolehkan membantu menggunakan scanner check-out buku. Senang banget tau ga.
Eh kok jadi melenceng gini, sih.
Nah, disana bukan sembarang membaca saja. Setelah membaca buku, anak itu bisa mengumpulkan poin dengan mengambil tes pada komputer yang tersedia. Setiap komputer telah terinstal program AR, dimana anak bisa menge-tes kepahaman akan buku yang telah ia baca. Jika benar semua, anak itu akan mendapat poin maksimal. Semakin tebal bukunya, semakin banyak poinnya. Akhir semester 4, sekolah akan mengumumkan tiga anak dengan poin terbanyak. I got first place during sixth grade, dapat 674 points kalo ga salah. Alhamdulillah.
Last, but not least. Cara keempat menghilangkan bosan dan paling simpel; mendengarkan lagu.
![]() |
| Ngakak banget ahahahahXD |
Ada tiga playlist dalam handphone saya:
-Study
-Happy
-Piano
Kok ada piano? Iya, itu lagu pop yang di piano-kan, heheh . Salah satu favorit saya adalah DooPiano (click here), cocok untuk belajar, lagi hujan, galau, senang, pengen tidur juga bisa.
I don't really listen to western songs, apalagi sekarang artinya pada nggak bener. Lagu western, saya suka yang tahun 2015 sama 2016 aja.
Karena saya lagi gabut, saya aka buat daftar lagu untuk kamu!
Raining Playlist versi kpop
P.S: saya kasih yg lyrics biar tau artinya ga seburuk yg kalian kira wkoawkawk
1. Promise : lagu ini soothing banget:)
3. Stay : musiknya adem bgt. wajib denger. bp vocals are lit.
4. Spring Day : ini lagu saya dengerin terus pas belajar. saya sangat suka sama arti dari lagu ini. serius.
5. Magic Shop : ini wajibnya belajar sama bosan. calm banget. backrground musiknya bagus bener.
7. Through the Night : sad love song. suara mbak jieun lit bgt.
8. We Go Up : lagunya catchy dan asik bangeeet. we go up!
9. Let Go: ini lagu Jepang tapi syuka banget.
10. Best of Me : ini yang versi piano suka banget dengernya:(
"Apaan sih, koreang koreang? Jijik. Plastik. Ew. Najong."
Hello, netizen Indonesia. Yuk, mari cerdaskan otak.
Korea terkenal akan kerja keras, Jepang terkenal akan inovasi, dan Indonesia terkenal akan netizennya yang rajin menghujat.
Hampir semua populasi remaja di Indonesia tahu kpop. Blackpink konser di Jakarta awal tahun ini, ada Red Velvet di acaranya Shopee, dan SM Entertainment kerjasama sama Trans Studio dan udah buka kantor perwakilan di Gedung fX Sudirman.
Dilihat-lihat, yang paling di-tidak sukai oleh orang-orang itu adalah golongan kpopers akut/fanatik. Gue pun juga anti banget sama orang yang begitu. Contohnya:
"OEMJI, DOI COMEBACK, GUE HARUS STREAMING LAGU MEREKA DI YUTUB!!" -dan akhirnya ambil laptop, buka hp dan nonton music video grup kesayangannya berulang kali selama berjam-jam lamanya.
(-) = kuota habis, baterai hp berkurang drastis, waktu terbuang sia-sia.
(+) = grup dapat duit.
"ARGHH, GUE HARUS IKUT KONSER MEREKA BULAN DEPAN!! GUE HARUS PUNYA ALBUM SAMA LIGHTSTICK MEREKA!!" -dan akhirnya uang jajan yang diberikan orangtua ditabung dan disisihkan, rela nggak jajan, bahkan ada yang kerja part-time di kafe demi ikut konser dan demi beli merchandise dari grup kesayangan mereka. Woi, ada yang lebih parah lagi cuy. Malah ada yang nangis meraung-raung, mogok makan, dan maksa orangtuanya untuk beliin.
(-) = uang habis dengan cepat, dosa bagi yg maksa ortu, menguras tenaga bagi yg kerja dan nahan lapar.
(+) = grup dapat duit.
"UHH, PENGEN BELI DRESS ITU, HOODIE ITU, KAUS ITU, SOALNYA MIRIP SAMA YG DIPAKE SI DOI!!" -dan akhirnya nabung lagi untuk beli outfit dan fashion korea yang lain, padahal bajunya ada yg nggak nutup aurat.
(-) = duit habis, dosa aurat keliatan.
(+) = olshop dapat duit.
Gue nggak terlalu fanatik sama si penyanyi ya gais. I just like their songs. Dibandingkan lagu western yang sekarang artinya pada nggak bener dan mengarah ke hal negatif alias drugs, club nights, and those disguting stuff, saya justru melihat bahwa lagu korea justru ada yang mengarah ke kepercayaan diri, jangan putus asa, dan semangat. Tapi ya nggak semuanya juga. Contohnya lagu 'Love Myself' tadi. Ya, lihat aja sendiri.
INTINYA, JADILAH NETIZEN YANG CERDAS DAN BIJAK.
Ambil yang positif, buang yang negatif.
Guten tag, saya mau makan ya gais. Dukung saya terus ya. Jangan lupa baca H-100!
Wassalamu'alaikum,
-athifa-
Wassalamu'alaikum,
-athifa-




Komentar
Posting Komentar